Sebelumnya...
Selamat Hari Minggu, semuanya! :)
Gw mau sharing aja tentang apa yang gw dapatkan hari ini. So, hari ini adalah Hari Minggu dan sebagai seorang Kristen gw pun pergi ke gereja untuk beribadah. Gw termasuk orang yang rajin ke gereja tiap minggu, meskipun terkadang bolong-bolong juga sih. Hhe. Tapi seringnya seseorang ke gereja itu belum tentu mencerminkan kalau orang tersebut sangat sangat sangat baik dan tidak bercela atau semacamnya. Justru ada juga yang karena saking rajinnya ke gereja, hal tersebut malah terlihat biasa dan terkesan hanya rutinitas saja untuk dirinya. Yah, kadang gw mengalami perasaan kayak gitu sih. Dimana gw sekadar datang, duduk, nyanyi, tapi pas khotbah malah mengantuk atau mengobrol sama teman sebelah. Urgh. Maaf ya, Tuhan. :(
Tapi hari ini beda. Sangat beda.
Hari ini bisa dibilang gw sangat menikmati kebaktian di gereja dari awal hingga akhir. Apalagi saat lagu pujian sebelum pengakuan dosa. Lagu yang dinyanyikan adalah "Pulihkan Negeri Kami". Gw ikut bernyanyi tetapi sampai di tengah lagu, gw ga mampu lagi menyanyikan lagu tersebut dan mulai pengen nangis. Dan tibalah saatnya pengakuan dosa, dimana saatnya gw berdoa mengakui dosa-dosa gw sama Tuhan dan mohon ampun sama Tuhan, tapi gw... gw speechless dalam doa gw. Bahkan itu harusnya doa dalam hati, tapi gw tetap ga mampu ngomong apa-apa dalam hati. Gw cuma bisa nangis. Menyadari betapa selama ini gw rese abis jadi orang, betapa egoisnya gw, betapa gw mengecewakan Tuhan. Tapi lihat apa yang Tuhan balas untuk sikap gw yang seperti itu? Berkat-berkat yang countless. Countless. :')
Lalu, singkat cerita, tiba saat khotbah. Inti khotbah hari ini adalah tentang majikan dan budak. Berkaitan dengan perikop, Inang Pendeta meceritakan suatu ilustrasi mengenai seseorang yang pada suatu hari melihat ada seorang gadis belia yang diperjualbelikan sebagai budak. Ia merasa iba terhadap gadis tersebut, hingga akhirnya ia "membeli" gadis tersebut. namun, keesokan harinya orang tersebut mengutus bawahannya untuk memberikan surat kepada gadis tersebut. Gadis tersebut pun membuka surat itu dan membaca tulisan di dalamnya: FREE. BEBAS. Yang artinya gadis tersebut sekarang bukan lagu budak siapapun. Ia adalah miliknya, dirinya sendiri. Saking senangnya gadis itu, ia pun bertanya kepada pembawa surat, "Siapakah yang membeli dan membebaskan saya itu? Saya ingin mengabdi padanya selamanya." Itu menunjukkan betapa besar rasa terima kasih gadis itu terhadap orang yang membebaskan ia.
Lalu, refleksi diri. Sebenarnya cerita tersebut merupakan ilustrasi atas kisah Allah dan manusia. Allah, yang telah rela mengorbankan Putra-Nya yang tunggal, telah membebaskan kita, umat manusia, dari belenggu dan perbudakan dosa. Ia telah menyelamatkan kita dari maut. Namun, apakah respon kita atas berkat tersebut? Bersyukurkah kita? Seperti gadis yang berkomitmen untuk mengabdi pada pembebasnya selamanya, begitukah kita?
Sebelum jawab pertanyaan itu, ini dulu deh... Sebenarnya kita sadar nggak sih berapa harga keselamatan yang Tuhan kasih ke kita? Kalau kita sadar betapa priceless yang Tuhan berikan ke kita, tentu kita tidak akan menyia-nyiakannya dengan segala tindakan dan sikap kita yang masih seringkali mengecewakan Tuhan. Kalu kita sadar betapa priceless berkat yang Tuhan berikan kepada kita, kita pasti akan bersikap seperti gadis tadi, memberikan diri kita sepenuhnya kepada Allah sebagai wujud syukur atas keselamatan kita. About the answer, just say it in your heart. :)
Nah, tadi Inang Pendeta juga ada berbicara seperti ini, "Saya melihat wajah Kristus di wajah-wajah kalian, wajah yang penuh dengan senyuman, juga yang penuh dengan kesulitan yang sudah dilalui bersama-sama dengan Tuhan..." Dan saat itu, gw hanya bisa menunduk. Antara mau nangis, juga malu sama Tuhan. Pantaskah... pantaskah gw dibilang mencerminkan wajah Kristus? Mengingat betapa useless-nya dan seringnya gw mengecewakan Tuhan, pantaskah gw dibilang mencerminkan wajah Kristus? I couldn't stand it, I started to cry. :'(
Pokoknya, khotbah dan lagu-lagu di gereja hari ini benar-benar menyentuh dan menohok gw. Gw berpikir Tuhan menegur gw banget banget banget hari ini. Gw harus berubah mulai sekarang. Hingga pada saatnya gw benar-benar pantas menerima ucapan "Kau mencerminkan wajah Kristus." dengan senyuman. Mungkin akan bayak rintangan, tapi kalau ada niat dan bimbingan dari Tuhan niscaya bisa. I'll try, I'll pray. Bless me, God! Amen. :)
with gratefulness,
sterpatrz :)
Sunday, February 20, 2011
God's Admonition in The Last Day of My Life as A Teenager :)
my feelings 0Friday, February 18, 2011
SINGAPORE TRIP *LOOKING FOR LOVE*
0SO NOW I COME BACK WITH NEW STATUS…
I’M AN ELF WHO HAVE WATCHED SUPER SHOW! YEAY!
AND I WILL WATCH SUPER SHOW AGAIN NEXT TIME. AMEN. :)
*deep breath* okay, start.
1ST DAY START
Detination: Soekarno Hatta International Airport, Changi Airport
Our Fuel: Almost Nothing (starvinggg~)
Maybe it sounds crazy for people who know me well. You can say that I’m a “new” ELF. I’ve become an ELF since around May or June (?) Around the time I was watching “Oh My Lady”, Siwon’s drama and Super Junior’s comeback with the 4th album, Bonamana. But I’m already very passionate to watch Super Show… abroad. Yes, seems like Super Junior has no plan yet to come to
1ST DAY END
2ND DAY START
Destination: Kak Vira’s house, Chinatown (only The Chinatown Point),
Our fuel: Indomie, Korean food, Rice with “Abon”
"So, how could you and your friends…?"
That’s your respond, right? That’s why, guys. That’s why we were frightened in that early morning. While we were sleeping in Changi’s rest area (
I was frightened that we might be fined or else. You know
As soon as we reached the house, we took a bath and got ready to go exploring
Then, we continued our journey to
After we filled up our stomach, we went to
Then, as the day went night, we decided to go to next place: Mustafa. This place almost has everything inside. But I didn’t have time to explore it or even entere the
Then, we went home by MRT, and then bus number 171 from
That's it for today. For the 3rd, 4th, and 5th day of my trip to SIngapore will be posted later. Have a nice day. :)
With excitement,
sterpatrz :)
BECOME AN ELF? WHADDAYA MEAN?
0I WROTE IT AT SEPTEMBER 12TH, 2010.
So, here it is guys...
Hey, there! How’s life?
Here I come again with my messy writing. Hahaha. :)
It’s such a long time since I posted in this blog. It’s already four months ago when I said I lost my spirit (yang tentunya agak lebay, hhe.) and here I come, already found my spirit again. I guess. :)
Want to know what kind of spirit I got? Okay, I’ll tell you guys.
So, gw adalah seorang remaja (okay then, I was a teenager) yang suka banget sama k-drama, drama seri
Nah, setelah gw kuliah ini hobi gw menonton k-drama sangatlah ditunjang dengan keberadaan sederet kios DVD (err, okay bajakan) di lingkutan sekitar kampus gw. Namun awalnya gw jarang membeli DVD k-drama karena satu drama biasanya punya 3-4 disc, jadi gw beli DVD film aja. Lama-kelamaan, banyak disc DVD yang gw beli tiap minggu bertambah dan jadilah gw rajin membeli k-drama.
Ga cuma k-drama aja, gw juga suka sama soundtrack-soundtracknya. Gw pun akan online untuk mendownload OST k-drama yang gw suka itu. But seriously, in that time, I wasn’t into k-pop. At that time, my friend in twitter already loved to posted anything related about k-pop, like Jaebum or else. I just thought “Err, what’s this?” at that time and ignored it. And when my friend showed me an MV of Super Junior’s Sorry Sorry, I was like “Err, okay. It’s rather cool, the music and the dance. But, hey so much people in a group? And you said they’re handsome? Which one? Their faces just look the same for me. I can’t differ them.”
BUT, GUESS WHAT?
NOW I’M A BIG FAN OF THEM… SUPER JUNIOR. Ahhh, how could this be?
Even my friend who showed me that video doesn’t like suju anymore, but me?
I’m fangirling like crazy everytime I see any pic, video, or info about them. Jiah, help me! Hahaha. -..-
Then, I’ve become an ELF, what Super Junior call their fans. EverLasting Friends. It’s rather nice, huh? Although many fans that said ELF doesn’t sound cool enough. Hahaha. But it’s okay-lah ya.
(bentar, sejak kapan gw ngetik jadi pake Bahasa Inggris? *baru nyadar*)
Nah, tentang mengapa gw bisa menjelma jadi ELF? Gw juga bingung awalnya gimana. Mungkin gw harus nge-cek tweet gw di masa lampau. Hahaha. So, saat itu gw lagi suka Lee Min Ho, teman gw yang bernama Rara juga. Lalu, dia pernah nge-tag gw di video yang membandingkan Lee Min Ho sama Jang Geun Suk, itu sebelum gw nonton You’re Beautiful. Nah, setelah gw nonton k-drama itu, gw juga jadi suka sma JGS. *wink wink*
Terus ya, waktu itu gw juga suka sama Siwon, tapi belum terlalu suka. Rara emang suka Siwon juga. Terus gw nonton Oh My Lady! Dan tambah klepek-klepek sama Siwon. Waktu MV Bonamana keluar, Rara heboh. Inda – Popy juga. Saat itu, yang gw kenal di Super Junior baru Siwon. Tapi sebenarnya gw udah beli dan nonton secuplik Full House (Super Junior) sih. Gw penasaran, gw ngeliatin video dan segala macamnya yang diputar Inda di laptop-nya. Gw mulai download Super Junior thingy sendiri.
Sampe gw youtube-ing dan menemukan video tentang Funny Moment-nya Super Junior, and the videos I found are REALLY REALLY UBER HILARIOUS! And maybe at that time, I started to love the boyband named Super Junior. Lalu, suatu hari gw numomot beberapa video Kak Becca tentang variety show-nya Super Junior, dan video-video itu, terutama EXPLORING HUMAN'S BODY (EHB), membuat gw tambah cinta sama mereka. Oh my! Hahaha. :3Lalu, mulailah gw download MV dan lagu mereka. Sebelumnya gw udah minta sealbum Sorry Sorry ke Inda, hhe. Sampai suatu hari, gw mendapatkan video Intimate Note, dimana di situ Heechul tampan sangat dengan rambut pendeknya nan hitam dan ada scene dimana dia “berubah wujud” jadi Heesica. Dan gila ya… DIA MANIS BANGET DI SITU! Jadi suka. >.< (Eh, lw normal ga sih? Hahaha.)
Padahal dulu waktu nonton Full House pertama kali, gw mikirnya ke Heechul “Nih orang bacot banget sih!”, hahaha. Kualat apa ya? hha. Dan itu udah deket tanggal ulang tahunnya dia. Dan ketika heechul ulang tahun, gw browsing all about him di internet. Gw menemukan fan-made video dari Petals (sebutan untuk fans Heechul)
It’s like that. So, Heechul is my 1st in SJ and Siwon at 2nd. Sorry, Siwon-ssi. But I still love you. Anyway, Heechul and Siwon is like “black or white”, eh? If you know what I mean, hhe. :)
with the power of ELF,
Wednesday, May 5, 2010
My Spirit, Don't Go Away!
my feelings 0Satu hari kemudian, gw malah jadi sebal. :(
Yah, begitulah. Tadinya gw mengira X, namun fakta berbicara Y. Pokoknya saat mengetahui faaktanya, hati gw langsung mencelos. Sesuatu yang harusnya membuat gw cukup sedih, namun untungnya gw ga nangis. What for? (mulai sok-sokan deh gw, hha.)
Meskipun gw memang ga nangis (berarti ga sedih-sedih amat donk), tapi tetap ada yang berubah rasanya. Hari-hari sebelumnya, gw sibuk dengan angan gw sendiri, yang lumayan membuat gw semangat dalam menjalani hari. Menyedihkan? Nope, memang begitulah hidup seorang dreamer. Tapi ya ada risikonya itu, saat bumi kembali menarik lw, mengajak lw menemui fakta yang ada di balik sana yang ternyata ga sesuai dengan yang lw kira sebelumnya... DANG! WUSH~
Hilang semua angan, hilang semua khayal. Harapan lw udah bagaikan debu yang hilang begitu aja tertiup angin. Saat lw ingin memulai untuk berangan lagi, susah men. Udah keburu ga mood, udah keburu sebal karena angan yang udah terbentuk cukup lama tersapu angin, ga ada jejaknya. Bayangin aja, kalo lw abis menyusun sebuah bentuk dari lidi-lidi atau korek api, atau abis membuat lukisan, tiba-tiba bangunan lidi lw rubuh disenggol orang, atau lukisan lw tersiram air. Hilanglah sudah... Pasti udah keburu demot untuk kembali membuatnya lagi.
Yah, emang sih ga begitu sama dengan yang gw alami. Buat bangunan dari lidi dan melukis itu usaha, ada effort-nya. Sedangkan gw, hanya berangan. Tapi angan itu yang membuat gw jadi (seakan) punya tujuan. Yang membuat gw jadi lebih semangat. Jadi, bagi gw sama aja perbandingan hal-hal di atas tadi. Memang bukan berarti gw jadi langsung kehilangan semangat hidup. Ga se-ekstrim itu juga, gila aja! Tapi yang jelas, semangat gw jadi berkurang. Hhh.
Tapi gw ga boleh terus begini. Gw harus tetap semangat, lebih semangat. Ayo, mulai cari semangat baru! :) Nah, cari semangat baru-nya ini bisa dengan dua cara sih, 1) Benar-benar cari semangat BARU atau 2) berusaha mendapatkan semangat lebih tadi dari sisa-sisa harapan (harapan lama) yang masih ada a.k.a. ga menyerah, tetap ngotot. hahaha. Itu yang masih harus gw pikirkan. Sementara ini, I plan to just go with the flow.
with rest of my spirit,
sterpatrz :)
Thursday, April 29, 2010
Women Empowerment - Wanita dan Budaya
my thoughts 0gw hny ingin sedikit cerita ttg apa yg baru gw temui hari ini.
okay, seperti yg kita tahu minggu lalu - tepatnya 21 April - adalah Hari Kartini. Hari yg didedikasikan untuk sang putri Indonesia, pendekar bangsa, pejuang emansipasi wanita, dan bnyk sebutan oke lainnya yg merujuk pada satu orang. R. A. Kartini.
Nah, dalam rangka memperingati Hari Kartini itu diadakanlah acara yg bertemakan "WOMEN POWER DAYS" di FEUI, Depok. Acaranya ada seminar (yg harusnya didatangi Sri Mulyani, tapi ga jadi karena ktny takut dicekal. Argh, "great" job FAM UI. -_-"), training, dan bazaar. I didn't attend the seminar and training, but I did see the bazaar. Kemarin sore, gw lihat2 bazaar-nya. Niatnya sih mau lihat kaos batik. Tapi gw teralihkan oleh tas batik yang lucu-lucu. Dari tas biasa, tas laptop, dll. Dan gw suka sama satu model tas batik yg sbnrnya biasa, simpel, tapi aneka ragam corak batik yg ada di tas itu membuatny jadi ga biasa. Plus pita yg ada di bagian depan tas tersebut yg berperan sebagai pemanis. :)
*I will upload the picture when I'm online via comp*
Kaos batiknya? Gw beli kaos itu juga pada akhirnya. Hahaha, hedon deh.
Nah, hari ini gw menemukan satu stand di bazaar itu yang menjual berbagai bentuk tas dengan bahan ulos yang beraneka warna dan jenisnya. Batik memang sudah cukup diterima dan dikenal masyarakat Indonesia, bahkan dunia, sekarang. Tapi ulos? Sepertinya masih suku batak aja yang akrab dengan kain tersebut.
Dan gw kagum sama usaha Ibu yang memiliki usaha tersebut, yang punya cara kreatif untuk memperoleh penghasilan, yang punya cara kreatif untuk mengenalkan satu lagi hasil karya khas suku di Indonesia ke masyarakat luas.
Intinya, salut sama kreativitas para wanita yang ga cuma usaha - tapi juga punya niat mulia untuk melestarikan aset berharga Indonesia - seperti batik dan ulos - yang mungkin selama ini kurang atau belum dilirik. Semoga usaha mereka dapat berkembang dengan pesat. Amin.
Itu cara mereka menunjukan kekuatan mereka, usaha mereka untuk memberikan sumbangsih bagi negara ini. Bagaimana dengan kita? Apa yang bisa kita lakukan? Coba pikirkan. Mungkin ga harus seputar budaya atau kerajinan tangan khas daerah kita, coba aja selidiki minat dan bakat kita di bidang apa. Lalu, mari bersama-sama mengharumkan bangsa dengan cara kita sendiri - apa yang kita bisa, lakukanlah dengan sebaik mungkin.
Pakai otakmu, pakai tenagamu, pakai hatimu.
Semangat, wanita Indonesia! :)
with power of woman,
sterpatrz :)
Saturday, April 24, 2010
The Innocent Ant (Semut Itu Tidak Bersalah)
my thoughts 0
gw teringat…
saat itu, gw sedang makan di meja makan, di rumah gw. Saat gw sedang dengan asiknya mengunyah makanan, pandangan gw tertumbuk pada seekor semut, semut hitam yang amattttt kecil, yang sedang membawa sesuatu di atas badannya. Apa yang dibawanya? Hm, kelihatannya seperti nasi… nasi yang telah jatuh ke atas kaca meja itu. Setelah melihatnya, secara refleks gw langsung mengibaskan tangan gw ke arah semut itu dan men-“depak”-nya sehingga tubuh kecilnya dan sebutir nasi yang sedang ia angkat tidak kelihatan lagi oleh mata gw. Sesaat setelahnya, tiba2 saja gw tersadar… hey, kenapa memang dengan semut itu? Mengapa gw harus mendepaknya? Apa salahnya? Ia hanya mengambil sebutir nasi, satu butir nasi yang telah jatuh. Ia tidak mengganggu gw… sama sekali. Perasaan bersalah merasuki gw. Sepertinya, ini pertama kalinya dalam hidup gw, gw merasa teramat bersalah karena memperlakukan hewan seperti itu.
Lalu, dengan perasaan tidak enak, gw mulai mencari2 kemana kira2 semut itu “pergi”. Apakah masih di atas meja? Uh, tidak. Sepertinya sudah jatuh ke lantai. Gw pun mencari2 semut itu di lantai. Uh, gw juga tak menemukannya. Hah, perasaan bersalah gw makin menjadi-jadi. Gw merasa tidak enak, entah kenapa pastinya. Tapi yang jelas, gw ingin memastikan keadaan semut itu. Masih baik-baik sajakah ia setelah gw jatuhkan dari meja makan yang setinggi menara petronas itu bagi dia? Masih bisakah ia kembali mencari makanan, mengangkut sebutir nasi, untuk ia bawakan kepada kawanannya di sarang mereka? Hey, gw penasaran apa yg terjadi kepada semut ketika mereka jatuh! Ada yang dapat menjelaskan ilmiah-nya kepada gw, please? Oh, gw berharap semoga semut itu masih bertahan hidup sampai sekarang dan masih bisa bekerja mengumpulkan makanan bersama kawanannya. Hey semut, apa kabarmu? Masih di rumah gw?
Ya, perasaan itu seperti perasaan yang aneh menurut gw. Tetapi satu hal yang gw pikirkan setelah kejadian itu, jangan mengganggu/ menyiksa/membunuh semut (ataupun makhluk hidup lainnya) selama mereka tidak mengganggumu. Kasihan mereka, mereka juga makhluk hidup. Bumi juga tempat mereka. Mari berbagi dunia dan hidup selaras! :)
sumber gambar: http://petcutie.com/store/images/ant/
with love,
sterpatrz :)
Friday, April 23, 2010
When You Love Someone
life songs 0but it’s not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever,
but you still in my dreams
And I can’t stand to wait your love is coming to my life
I still have a time to break a silence
When you love someone, just be brave to say
that you want him to be with you
When you hold your love, don’t ever let it go
or you will lose your chance to make your dreams come true
I was looking for a time to get closer
At least to say hello
And I can’t stand to wait your love is coming to my life
When you love someone, just be brave to say
that you want him to be with you
When you hold your love, don’t ever let it go
or you will lose your chance to make your dreams come true
heart this song. :)
but for applying the lyrics in my real life... I dunno if I'm ready yet.
but yes, in that mellow and desperate night, I've ever thought about doing what Endah n Rhesa said in this song. Oh my... hahaha. :3



